A. Pengertian Informasi
Beberapa
ahli mendefinisikan istilah informasi sebagai berikut:
1) Abdul Kadir
Informasi merupakan data yang telah proses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan orang yang menggunakan data tersebut.
2) Tata Sutabri
1) Abdul Kadir
Informasi merupakan data yang telah proses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan orang yang menggunakan data tersebut.
2) Tata Sutabri
Informasi adalah data yang telah
diklasifikasikan atau diolah atau diinterprestasikan
untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
3) Jogiyanto HM
3) Jogiyanto HM
Informasi adalah data yang diolah
menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti
bagi yang menerimanya.
Sedangkan secara garis besar, Kata
informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil
dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”.
Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam
“pengetahuan yang dikomunikasikan”. Definisi informasi adalah pesan (ucapan
atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol,
atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi
juga dapat didefinisikan sebagai data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk
lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi
penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang.
Menurut Eriyanto (2004) sistem adalah
suatu kesatuan usaha yang terdiri dari bagian-bagian yang berkaitan satu sama
lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks. Dari
pengertian tersebut dapat disimpulkan, sistem adalah komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk
mencapai suatu tujuan. Kumpulan elemen-elemen yang saling berinteraksi untuk
mencapai tujuan tertentu.
Dari seluruh definisi informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah kumpulan data yang saling berkaitan satu sama lain yang telah diolah sedemikain rupa menjadi bentuk yang lebih berguna dan dapat dipahami bagi penerimanya sehingga dapat menambah atau meningkatkan pengetahuan.
B. Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Dari seluruh definisi informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah kumpulan data yang saling berkaitan satu sama lain yang telah diolah sedemikain rupa menjadi bentuk yang lebih berguna dan dapat dipahami bagi penerimanya sehingga dapat menambah atau meningkatkan pengetahuan.
B. Pengertian Sistem Informasi Psikologi
Menurut Chr. Jimmy L. Gaol (2008)
sistem informasi psikologi bertujuan mendapatkan pemahaman bagaimana manusia
pembuat keputusan merasa dan menggunakan informasi formal. Sistem informasi
psikologi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk memperoleh informasi yang
berkaitan dengan psikologi yang dapat bermanfaat bagi penggunanya. Contohnya
adalah pengaplikasian Sistem Informasi Psikologi dalam kehidupan yaitu
penggunaan teknologi dalam pengambilan data tes psikologi, dalam hal ini
umumnya komputer (komputerisasi alat tes psikologi). Seperti tes psikologi yang dulunya diberikan
dengan cara manual, sekarang sudah bisa diberikan dengan komputerisasi seperti
papikostik, hal ini merupakan suatu kerjasama antara bidang psikologi dengan
ilmu komputer yang memberikan manfaat bagi kualitas tes psikologi tersebut.
C. Contoh Kasus dan Pemecahan Masalah
Seiring dengan
kemajuan teknologi yang cukup pesat, membuat manusia menjadi sangat tergantung
dengan teknologi, salah satunya adalah gadget seperti handphone android, banyak
manfaat yang didapatkan dengan adanya handphone android contohnya kita dapat
memesan ojek, makanan hanya dengan menggunakan handphone tanpa harus
bersusah-susah pergi ke luar rumah, manfaat lainnya yaitu memudahkan komunikasi
antar daerah, bahkan negara hal tersebut memicu manusia menjadi sangat
keranjingan dengan gadgetnya bahkan setiap waktu sulit untuk melepas gadgetnya,
saya ambil salah satu contoh kasus seorang anak yang tewas tertabrak mobil di
China akibat ibunya yang tidak mengawasi dan sibuk bermain dengan gadgetnya.
hal tersebut merupakan salah satu efek negatif dari gadget.
Pemecahan masalah:
Dengan kemajuan
teknologi, sudah sepatutnya manusia memilah-milah yang mana yang positif dan
negatif, seperti contohnya menggunakan gadget seperlunya saja, ingat terhadap
waktu, karena jika kita menghabiskan waktu dengan bermain gadget maka bisa
menjadi "kecanduan" efek dari kecanduan gadget inilah yang
menimbulkan hal-hal yang negatif seperti "menjauhkan orang yang
dekat", hilangnya perhatian terhadap sekitar karena sibuk dengan gadget
kita sendiri, parahnya lagi..kecanduan gadget tidak hanya merusak sosialisasi
namun dapat pula merusak tubuh kita seperti mata dan otak. untuk itu marilah
menggunakan gadget seperlunya saja.
SUMBER:
Eriyanto. (2004). Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Bogor: Grasindo.
Eriyanto. (2004). Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk. Bogor: Grasindo.
Gaol,
C.J.L (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Grasindo
Maryono & Istiana Patmi. 2006. Teknologi Informasi dan Komunikasi. Yudhistira.http://books.google.co.id/
Maryono & Istiana Patmi. 2006. Teknologi Informasi dan Komunikasi. Yudhistira.http://books.google.co.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar