Jumat, 20 Januari 2017

Tugas 3: SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER


A.    Pengertian Sistem informasi berbasis komputer (CBIS)
            Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer.
            Informasi disajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi. Pada bagian pengolahan dengan komputer terdiri dari lima bidang yakni SIA, SIM, DSS, kantor virtual dan sistem berbasis pengetahuan. Hal tersebut dinamakan dengan sistem informasi berbasis komputer (komputer based information sistem). Gambar menunjukkan model CBIS.
            Dapat disimpulkan bahwa suatu sistem terdiri atas beberapa unsur yang disebut subsistem, yang saling berhubungan dengan yang lain agar suatu sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

B.     Evaluasi Sistem informasi berbasis komputer
·         Fokus data (SIA/EDP)
Nama yang diberikan untuk aplikasi akuntansi berbasis komputer adalah pengelolahan data elektronik atau EDP. Istilah EDP tidak lagi popular, dan telah disingkat menjadi data processing (DP). Kita menggunakan istilah Sistem Informasi Akuntansi (SIA) untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahaan. SIA menghasilkan beberapa informasi, sebagai produk sampingan dari proses akuntansi.
·         Fokus informasi (SIM)
Konsep penggunakan komputer sebagai Sistem Informasi Manajemen (SIM), dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tersebut, konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini telah diterima oleh banyak perusahaan besar.
·         Fokus pada pendukung keputusan (SPK)
SIM dimaksud kan untuk menyediakan informasi pemecahan masalah bagi sekelompok manajer secara umum, sedangkan DSS dimaksud untuk mendukung satu orang manajer secara khusus, memandang sistem informasi manajemen (SIM) sebagai suatu sistem penghasi informasi yang mendukung sekelompok manajer yang mewakili suatu unit organisasi seperti suatu tingkat manajemen atau suatu area fungsional.
·         Fokus pada komunikasi  (Otomatisasi Kantor)
OA dimulai tahun 1964 saat IBM mengumumkan produknya, yaitu mesin tik yang dapat mentik kata-kata yang telah terekam dalam pita magnetic. Opersai pentikan otomatis ini mengarah pada aplikasi OA yang disebut pengolahan kata (word processing). Otomatis kantor telah berkembang meliputi aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, surat elektronik (electronic mail), electronic calendaring, facsimile transmission, dan desktop publishing.
Perusahaan-perusahaan yang menggunakan komputer menyadari perlunya membentuk unit-unit organisasional tersendiri yang terdiri dari para spesialis yang bertanggung jawab menerapkan sistem. Para spesialis informasi (information specialist) adalah pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer.
·         Fokus konsultasi (Sistem Pakar)
Definisi: Program komputer yang berfungsi seperti manusia yaitu memberi konsultasi kepada pemakai mengenai cara pemecahan masalah.
Komponen ES :
1)      User interface
2)      Knowledge interface
3)      Interface engine
4)      Development engine


C.     Lingkup Data
1)      Hirarki Data
hirarki data dalah sebuah gambaran berbentuk seperti tree atau flowchart yang digunakan untuk penjelaskan penggabungan elemen-elemen dari tingkat sebelumnya ke tingkat setelahnya atau jalannya suatu program yang telah diolah di dalam database. berdasarkan tingkat kompleksifitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek.
2)      Penyimpanan sekunder
·         SASD (penyimpanan berurutan)
Penyimpanan berurutan adalah suatu organisasi atau penyusunan data di suatu medium penyimpanan yang terdiir dari suatu catatan mengikuti satu catatan lain ke urutan tertentu.
·         DASD (penyimpanan akses langsung)
Penyimpanan akses langsung adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan semua catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan atau secara acak.
3)      Pemrosesan data
·         Pemrosesan batch
Mencakup pengumpulam semua transaksi dan pemrosesa sekaligus, dalam batch. tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data yang terdapat dalam batch tersebut. contoh pemrosesan batch adalah email.
·         Pemrosesan online
Merupakan sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasuk data dalam kendali komputer induk.
·         Sistem real time
Sistem ini mengharuskan komputer merespon dengan cepat pada status sistem fisik. istilah real time digunakan untuk menggambarkan sistem online yang bereaksi pada kegiatan sistem fisik cukup cepat untuk mengendalikan sistem itu.
D.    Database
·         Era permulaan database
Pada era sebelum dipergunalkannya database, terdapat kendala pada medium penyimpanan, dimana record pada pita magnetik harus diproses secara berurutan. Oleh karenanya dicari jalan keluar dengan cara mengarah ke organisasi logis (logical organization) yaitu engintegrasikan data dari beberapa lokasi fisik yang berbeda dan merupakan cara pengguna melihat data. Selanjutnya berbagai cara dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan menggunakan integrasi logis, yaitu menggunakan inverted files dan linked list. Inverted file adalah suatu file yang disimpan dalam suatu urutan tertentu dan dirancang untuk memecahkan masalah yang berupa permintaan manajer atas suatu laporan yang hanya mendaftarkan record-record tertentu dari file. Linked list adalah suatu field yang berisi link atau pointer.
·         Konsep database
Database adalah suatu koleksi computer yang terintegrasi, iorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Integrasi logis dari catatan – catatan dalam banyak file ini disebut konsep database. Dua tujuan utama dari konsep database adalah eminimumkan pengulangan dan mencapai independensi data. Independensi data adalah kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data.
·         Struktur database
Hubungan eksplisit.
Satu pendekatan untuk menetapkan hubungan eksplisit antara catatan – catatan dari beberapa file adalah dengan menyusun catatan – catatan tersebut dalam suatu hirarki, ini disebut struktur hirarki. Suatu catatan yang memiliki anak catatan disebut parent, dan anak catatan itu disebut children.
Hubungan implisit
catatan data yang telah ada. Data dalam database relasional ada dalam bentuk tabel – tabel yang disebut flat file. Flat file adalah suatu penyusunan data dua dimensi dalam kolom – kolom dan baris – baris
·         Keunggulan dan kelemahan database dan DBMS
DBMS memungkinkan untuk menciptakan database dalam penyimpanan akses langsung komputer memelihara isinya dan menyediakan isi tersebut bagi pemakai tanpa pemrograman khusus yang mahal.
Keuntungan DBMS yaitu mengurangi pengulangan data, mencapai independensi data, mengintegrasikan data dari beberapa file, mengambil data dan informasi secara cepat, meningkatkan keamanan.
Kerugian DBMS yaitu memperoleh perangkat lunak yang mahal, memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar, mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA.

E.     Peranan data base dan DBMS dalam memecahkan masalah dalam psikologi
Sebagai profesi psikologi mempunyai kode etik terhadap klien nya yaitu, menjaga kerahasiaan data, identitas dan permasalahan klien psikolog menaruh data di data base. Seperti yang telah dijelaskan mengenai kelebihan dlam pemakaian sistem DBMS adalah keamanan data terjamin, mengurangi kerangkapan data.
Contoh Kasus : ketika seorang psikolog dengan sengaja membocorkan data pasien yang mengalami gangguan klinis tanpa sepengetahuan dan seijin klien, klien bisa menuntut psikolog tersebut ke jalur hukum dengan tuntutan pelanggaran kode etik.

F.      Sistem Pengolahan Data
·         Pengertian dasar dan tujuan pengolahan data
Data adalah suatu penggambaran fakta, pengertian instruksi yang dapat disampaikan dan diolah oleh manusia atau mesin. Pengolahan data adalah pengubahan atau transformasi simbol-simbol seperti nomor dan huruf untuk tujuan peningkatan kegunaannya. Tujuan dari pengolahan data itu sendiri untuk mengambil informasi asli (data) dan darinya menghasilkan informasi lain dalam bentuk yang berguna (hasil). 
·         Tugas pengolahan data
Tugas pengolahan data perusahaan dilaksanakan oleh sistem informasi akutansi (SIA) yang mengumpulkan data kegiatan perusahaan lalu memprosesnya menjadi informasi yang berguna bagi pihak internal, maupun eksternal perusahaan, kecuali pesaing Melakukan pengubahan, penyimpanan data, pembuatan dokumen.
·         Contoh sistem pengolahan data
Contoh sistem pengolahan data adalah SPSS
·         Peranan pemrosesan data dalam pemecahan masalah
Data yang diolah bukanlah prasyarat mutlak untuk pemecahan masalah, namun memberikan dasar-dasar pengunaan computer sebagai suatu system informasi para spesialis informasi dan pemakai dalam membuat sebuah keputusan-keputusan dalam penyelesaiaannya.

G.    Sistem Informasi Manajemen
·         Pengertian dasar SIM
Merupakan salah satu bagian dari sistem informasi. Sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari sistem manajemen atau sistem yang menyediakan informasi yang bertujuan mendukung operasi manajemen dan pengambilan keputusan dalam suatu organisasi. SIM merupakan suatu sistem yang terpadu untuk menyajikan informasi yang mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan. Sistem ini menggunakan hardware, software, prosedur manual.
·         Konsep sistem informasi organisasional
Pada dasarnya konsep system organisasional ini memiliki hubungan antara system dan organisasi. Bagaimana system tersebut dapat bisa terorganisasi dengan baik. Sistem itu sendiri adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan saling bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan. Sistem informasi adalah kumpulan hardware dan soft ware komputer, prosedur, dokumentasi, formulir dan orang yang bertanggungjawab untuk memperoleh, menggerakkan, manajemen, distribusi data dan informasi. 
·         Peranan SIM dalam pemecahan masalah
SIM ini mempunyai peranan yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Karena sangat mempengaruhi terhadap maju mundurnya sebuah organisasi. Setiap organisasi baik itu organisasi yang besar maupun yang kecil pasti mempunyai sistem informasi yang berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan dan masalah yang terjadi pada organisasi tersebut.

H.    Sistem Penunjang Keputusan
·         Maksud pembuatan keputusan dan teori-teori yang menjelaskannya
Keputusan adalah suatu pilihan yang dibuat antara satu atau lebih alternatif yang tersedia.
·         Konsep pengertian dasar dan tujuan SPK
Tujuannya adalah memberikan dukungan untuk pembuatan keputusan pada masalah yang semi/tidak terstruktur. Memberikan dukungan pembuatan keputusan kepada manajer pada semua tingkat untuk membantu integrasi antar tingkat. Meningkatkan efektifitas manajer dalam pembuatan keputusan & bukan peningkatan efisiennya.
·         Model SPK
Model dalam sistem pengambilan keputusan ada 3 macam yaitu:
1.      Perangkat Lunak Penulisan Laporan : menghasilkan laporan periodik maupun khusus.
2.      Model Matematika : menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau beberapa komponen dari sistem fisik perusahaan/instansi. Model matematika dapat ditulis dalam bahasa pemrograman prosedural apapun.
3.      Perangkat lunak GDSS : memungkinkan beberapa pemecah masalah, bekerjasama sebagai satu kelompok, mencapai solusi. Dalam situasi tertentu ini, istilah GDSS, atau sistem pendukung keputusan kelompok (Group Decision Support System) digunakan
·         Permodelan matematis beserta keuntungan dan kerugiannya
Keuntungan :
1.      Proses pembuatan model dapat menajdi pengalaman belajar. Dapat dipastikan, pada setiap proyek model dipelajari sesuatu yang baru mengenai sistem fisik.
2.      Kecepatan proses simulasi menyediakan kemampuan untuk mengevaluasi dampak keputusan dalam jangka waktu singkat. Dalam hitungan menit, dapat dibuat simulasi operasi perusahaan untuk beberapa bulan, kuartal, atau tahun.
3.      Model menyediakan daya prediksi suatu pandangan ke masa depan yang tidak dapat disediakan oleh metode penghasil informasi lain.
4.      Meningkatkan jumlah alternative yang dipilih.
5.      Pemahaman yang lebih baik tentang bisnis.
6.      Respon yang cepat terhadap situasi yang tidak diharapkan.
7.      Kontrol yang lebih baik
               Kerugian :
1.      Kesulitan pembuatan model akan mengahsilkan suatu model yang tidak meangkap semua pengaruh pada entitas.
2.      Keahlian matematika tingkat tinggi diperlukan untuk mengembangakn sendiri model-model yang lebih komplek.
·         SPK Berkelompok
Sistem pendukung keputusan kelompok atau yang lebih akrab dikenal dengan group decison support system/GDSS merupakan suatu sistem berbasis komputer yang mendukung kelompok orang yang ikut terlibat dalam satu tugas bersama dan menyediakn interface bagi suatu lingkungan yang digunakan secara bersama. GDSS berkontribusi pada pemecahan masalah dengan menyediakan suatu pengaturan yang mendukung komunikasi.
·         Peranan SPK dalam pemecahan masalah
GDSS berkontribusi pada pemecahan masalah dengan berkomunikasi yang lebih baik yang memungkinkan keputusan yang lebih baik dengan menjagadiskusi terfokus pada masalah yang menyebabkan kita dapat menghemat waktu. Dengan penghematan waktu tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi lebih banyak lagi alternatif.
           
Sumber:
Jr, Raymond Mcleod. 19995. Sistem Informasi Manajemen. Jilid 1. Texas: PT Prenhallindo.
Umar, H. (2005). Evaluasi kinerja perusahaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Gaol, C.J.L. (2008). Sistem informasi manajemen. Jakarta: Grasindo



Tidak ada komentar:

Posting Komentar